Posted in Islam

Prophetic Leadership


Saya mencoba mengumpulkan beberapa Hadist Rasulullah SAW, yang terkait dengan kepemimpinan. Dari hadits yang ribuan itu, karena keterbatasan  saya, hanya mampu menyajikan sedikit. Dari yang sedikit itu, ada beberapa ibroh yang bisa kita ambil disana. Paling tidak kita bisa melihat sekaligus memahami bagaimana Nabi memimpin sahabat dan ummatnya ketika itu.  Dahsyatnya lagi, pola kepemimpinan Nabi itu, tidak hanya applicable di zammanya, akan tetapi tetap up to date sampai sekarang, bahkan hingga sangkakala di tiupkan oleh Malaikat Izrofil kelak. Kita bisa mendapati semangat egaliter yang mewarnai pola kepemimpinannya, akan tetapi disisi lain juga penuh dengan sikap ketegasan, ketauladanan, melayani, dan banyak lagi hikmah yang bisa dipetik dari hadits-hadits tersebut. Coba baca hadits itu sekali dan resapi maknanya, dan kemudian baca kedua kali pahami maknanya, dan seterusnya, maka makna dari setiap apa yang kita baca ternyata berkembang. Itulah, sabda Nabi, tidak lekang oleh waktu dan tak lapuk oleh usia,  tidak hanya sebagai bahan bacaan kita, tetapi menjadi inspirasi sekaligus roadmap yang  sistemik untuk diimplementasikan, bagi siapapun kita, dan untuk tingkat kepemimpinan apapun juga, karena sejatinya kita semua adalah pemimpin. Beberapa hadits yang saya kutip itu saya namai dengan Prophetic Leadersip, atau Kepemimpinan Nabi, diantara yang saya kutip adalah :

Dari Ibnu Umar r.a., katanya: “Saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda, semua dari kamu adalah pemimpin dan semuanya akan ditanyatentang pimpinannya. Seorang imam (pemerintah) adalah pemimpin dan akan ditanya tentang pimpinannya. Seorang lelaki adalah pemimpin dalam keluarganya dan akan ditanya tentang pimpinannya, seorang isteri adalah pemimpin di rumah suaminya dan akan ditanya tentang pimpinannya. Seorang pelayan juga pemimpin dalam harta tuannya dan akan ditanya tentang pimpinannya. Maka kamu semua adalah pemimpin dan akan ditanya tentang pimpinannya.”

(Muttafaq ‘alaih)

Dari ‘Auf bin Malik, katanya, saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda:

“Pemimpin-pemimpin pilihan di antara kamu semua ialah orang-orang yang kamu cintai dan mereka pun mencintai kamu, juga yang kamu doakan kebaikan untuk mereka dan mereka pun mendoakan kebaikan untuk kamu semua.”,

“Adapun pemimpin-pemimpin yang jahat di antara kamu semua ialah orang-orang yangkamu benci dan mereka pun membenci kamu semua, juga yang kamu laknati mereka danmereka pun melaknat kamu semua”,  ‘Auf berkata, kita para sahabat lalu berkata, “Ya Rasulullah,apakah kita tidak boleh menentang kepada pemimpin-pemimpin yang sedemikian itu?” Beliau s.a.w. bersabda, “Jangan menentang mereka, selama mereka masih tetap mendirikan solat di kalanganmu semua.” (Riwayat Muslim)

Rasulullah Saw berkata kepada Abdurrahman bin Samurah :”Wahai Abdurrahman bin Samurah janganlah engkau menuntut suatu jabatan. Sesungguhnya jika diberi karena ambisimu maka kamu akan menanggung seluruh bebannya. Tetapi jika ditugaskan tanpa ambisimu maka kamu akan ditolong mengatasinya.” {HR.Bukhari dan Muslim}

“Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi suatu kaum maka dijadikan pemimpin-pemimpin mereka orang-orang yang bijaksana dan dijadikan ulama-ulama mereka menangani hukum dan peradilan. Juga Allah jadikan harta-benda di tangan orang-orang yang dermawan. Namun, jika Allah menghendaki keburukan bagi suatu kaum maka Dia menjadikan pemimpin-pemimpin mereka orang-orang yang berakhlak rendah. DijadikanNya orang-orang dungu yang menangani hukum dan peradilan, dan harta berada di tangan orang-orang kikir.” (HR. Ad-Dailami)

“Akan datang sesudahku penguasa-penguasa yang memerintahmu. Di atas mimbar mereka memberi petunjuk dan ajaran dengan bijaksana, tetapi bila telah turun mimbar mereka melakukan tipu daya dan pencurian. Hati mereka lebih busuk dari bangkai”. (HR. Ath-Thabrani)

Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:

Sesungguhnya seorang pemimpin itu merupakan perisai, rakyat akan berperang di belakang serta berlindung dengannya. Bila ia memerintah untuk takwa kepada Allah azza wa jalla serta bertindak adil, maka ia akan memperoleh pahala. Namun bila ia memerintah dengan selainnya, maka ia akan mendapatkan akibatnya.

Aku mendengar Rasulullah saw. memprihatinkan umatnya dalam enam perkara: “(1) diangkatnya anak-anak sebagai pemimpin (penguasa); (2) terlampau banyak petugas keamanan; (3) main suap dalam urusan hukum; (4) pemutusan silaturahmi dan meremehkan pembunuhan; (5) generasi baru yang menjadikan Al-Qur’an sebagai nyanyian; (6) mereka mendahulukan atau mengutamakan seorang yang bukan paling mengerti fiqih dan bukan pula yang paling besar berjasa tapi hanya orang yang berseni sastera lah”. (HR. Ahmad)

“Barangsiapa yang diserahi kekuasaan urusan manusia lalu menghindar (mengelak) melayani kaum lemah dan orang yang membutuhkannya maka Allah tidak akan mengindahkannya pada hari kiamat”. (HR. Ahmad)

“Ada tiga perkara yang tergolong musibah membinasakan yaitu (1) Seorang penguasa bila kamu berbuat baik kepadanya, dia tidak mensyukurimu, dan bila kamu berbuat kesalahan dia tidak mengampuni; (2) Tetangga, bila melihat kebaikanmu dia pendam tapi bila melihat keburukanmu dia sebar luaskan; (3)Isteri bila berkumpul dia mengganggumu dan bila kamu pergi (tidak di tempat) dia akan menghianatimu”. (HR. Athabrani)

“Pemimpin suatu kaum adalah pengabdi (pelayan) mereka”. (HR. Abu Na’im)

Barangsiapa yang tidak menyukai tindakan dari suatu penguasa maka hendaklah bersabar. Sesungguhnya orang yang meninggalkan (membelot) jamaah walaupun hanya sejengkal maka wafatnya tergolong jahiliyah. (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Ka’ab bin Iyadh Ra bertanya, “Ya Rasulullah, apabila seseorang mencintai kaumnya, apakah itu tergolong fanatisme?” Nabi saw. menjawab, “Tidak fanatisme (Ashabiyah) ialah bila seseorang mendukung (membantu) kaumnya atas suatu kezaliman”. (HR. Ahmad)

Advertisements

Author:

Life is beautiful

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s