Leadership, Peradaban, Politik., Ramadhan

Pemimpin Ideal dari Karakter Dua Nabi


Ramadhan adalah sebuah bulan dimana al-Qur’an menjadi bahan bacaan utama yang dibaca oleh umat Islam seluruh dunia sepanjang hari. Bahkan semua muslim berusaha lebih banyak membaca dan meng-khatamkan al-Qur’an, bersebab besarnya keutamaan yang ada di dalamnya. Demikian halnya selayaknya, disamping kuantitas interaksi dengan al-Qur’an yang demikian intens, semestinya juga diikuti dengan perbaikan kualitas bacaan (tahsin) serta peningkatan pemahaman terhadap isi dan kandungan al-Qur’an. Selain membaca tarjamah dan tafsir, salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan cara mentadabburi al-Qur’an it sendiri.

Secara singkat tadabbur adalah mengerahkan upaya untuk melihat, memahami, merenungi sesuatu, bahkan sampai pada sisi terjauhnya, dari yang tersirat maupun yang tersurat. Kalau kata tadabbur dikaitkan dengan al-Qur’an, maka dikenal dengan istilah menjadi tadabbur al-Qur’an (تدبر القرآن). Dengan demikian maka artinya adalah “pemikiran yang komprehensif yang dapat mengantar kita kepada akhir dari petunjuk-petunjuk al-Qur’an dan tujuan-tujuan akhir yang ingin dicapai dari membaca al-Quran”. Continue reading “Pemimpin Ideal dari Karakter Dua Nabi”

Islam, Kronik, Peradaban, Ramadhan

Jangan Takut Baca Al Qur’an


Beberapa hari menjelang ramadhan tahun ini, kita dihebohkan sebuah reaksi atas kegiatan membaca Al-Qu’an secara kolosal di Jalan Malioboro, jantung kota Yogyakarta. Acara yang bertepatan dengan hari Selasa Wage itu, dimana setiap hari itu, Malioboro diberlakukan bebas dari kendaraan umum dan hanya berisi para pejalan kaki, menjadi suasana berbeda. Biasanya banyak kegiatan hapenning art atau flash mob yang diisi dan menampilkan kegiatan kesenian daerah.

Namun tanggal 27/3/2022 itu, di depan benteng Vredeburg, tepat di titik nol kota Yogya, diisi oleh berbagai kalangan pengajian Ibu-ibu dan Bapak-bapak pengajian, serta kaum milenial yang asyik dengan gadget-nya secara kolosal asyik masyuk membaca al-Qur’an dengan suara lirih. Yang dibaca sama, Surat Yasin. Durasinya sekitar 10-15 menit bahkan ada yang lebih cepat, karena banyak yang sudah biasa dan hafal. Surat ke-36 ini hanya terdiri dari 83 ayat, 3 lembar atau 6 halaman kurang sedikit. Continue reading “Jangan Takut Baca Al Qur’an”

entrepreneur, technopreneur, Entrepreneurship

Corporate Spiritual


Sebagaimana dibahas dalam tulisan sebelumnya, bahwa kelas menengah muslim menjadi kunci dalam membangun sebuah bangsa. Dengan belasan fenomena tesebut -bahkan bisa jadi akan terus berkembang- ternyata juga mendeterminasi yang selanjutnya, secara sistemik -disadari atau tidak- telah mengubah perilaku mereka dalam menjalankan bisnis. Entrepreneur muslim dan pemilik perusahaan rintisan (start-up), bahkan eksekutif puncak perusahaan muslim sekalipun, rerata memasukkan nilai-nilai islam dalam menjalankan aktifitas bisnisnya. Dan ini menjadi semacam kesacaran kolektif (jama’i) yang terjadi di kalangan pengusaha dan juga profesional serta eksekutif muslim.

Spiritualitas agama (Islam), dengan berbagai aspek dan turunannya, dan dengan berbagai subyek (pelakunya), kini terus berkembang dan menjadi basis nilai pesatnya sistem ekonomi syariah di Indonesia. Fenomena ini sekaligus membantah teori Ian Marshal dan Danah Zohar Continue reading “Corporate Spiritual”