Motivasi Awal Tahun


Ada sebuah dorongan berupa semangat baru, setiap memasuki awal tahun. Meski tidak ada tuntunannya, tetapi ini menjadi semacam ritual tahunan. Biasanya didahului dengan dirumuskannya resolusi. Suatu pernyataan tekad, yang berusaha memperbaiki diri dari kesalahan dan kekurangan tahun sebelumnya, serta pencapaian yang ingin di raih di tahun ini.

Dan sebelum membuat resolusi, tentunya terlebih dahulu  telah dirumuskan visi hidup. Sebagai gambaran apa yang akan dicapai dalam jangka waktu tertentu. Permasalahannya adalah ternyata  tidak dan/atau belum merumuskan visi hidup. Jika kita sebagai manusia, dan terlebih mengaku muslim apalagi beriman, terus hidup tanpa visi, ibarat kita mau pergi, Continue reading “Motivasi Awal Tahun”

Advertisements

RENUNGAN PENGHUJUNG TAHUN


sunriseHari ini, Selasa 31 Desember 2013, di tengah guyuran hujan sepanjang hari, sejak malam tadi, dan mendung hitanm yang menggelantung di langit, adalah ujung perjalanan kita, dalam menapaki hidup selama 1 tahun. Selama lebih kurang 365 hari, kita telah lalui. Dengan segala dinamika yang ada di dalamnya, mau tidak-mau, suka-tidak suka telah tahun 2013 telah kita lalui. Ini bukan akhir dari sebuah perjalanan hidup kita. Ini mata rantai, tetapi dia tidak bisa lagi ditarik kebelakang. Secara hukum alam dan sunnatullah-nya akan terus maju kedepan. Kita akan memulai langkah baru lagi di awal tahun 2014, dan nanti juga akan berujung di tahun 2014. Atau, bisa jadi kita tidak bisa ketemu di ujung 2014 kelak, karena di tengah jalan Allah menakdirkan kita ketemu ujung hidup kita, meski bukan ujung tahun. Itulah substansi perjalan hidup kita. Kita tidak tidak tahu pasti apa yang terjadi kelak.

Tentu saja, dinamika kehidupan kita di tahun ini, penuh dengan variasi. Ada pencapaian yang menggembirakan dan melesat di tahun ini, bahkan mungkin melampaui target yang telah kita canagkan. Pun demikian, bisa jadit idak sedikit hasil yang meleset dari apa yang pernah kita canangkan. Perkara melesat dan meleset dari target adalah bahan evaluasi diri. Di awal 2013 kemarin, sayapun juga membuat resolusi yang tentu saja didalamnya berisi tentang segudang dan sederet rencana pencapaian di tahun ini. Lengkap dengan parameter keberhasilan. Apakah itu terkait dengan target pribadi, berorganisasi atau dalam berbisnis. Secara target pribadi memang masih banyak yang jauh dari apa yang saya inginkan, demikian pula terkait dengan target dalam berorganisasi. Kendati demikian secara berorganisasi dan pribadi, masih bisa diprosentasekan dalam bilangan 60-70% target terpenuhi. Akan tetapi dalam berbisnis, jika di ukur dengan parameter kuantitatif maka tahun ini hanya tercapai sekitar 20%, sedangkan yang kualitatif pencapaiannya sekitar 25%. Hal ini menjadikan secara bisnis, tahun ini memang agak jeblok. Sehingga banyak hal yang tak terduga kemudian terjadi selama tahun ini. Meskipun ketika menyusun rencana di awal tahun sudah dilakukan dengan dilakukan dengan menggunakan banyak sudut pandang, ternyata masih ada yang kurang. Demikian juga perbaikan kulaitas ibadah secara pribadi, juga terus ditingkatkan, tetap saja belum mampu mengangkat dan menyelesaikan persoalan yang ada. Tentu hal demikian itu, memerlukan perenungan yang sangat mendalam.

Mengapa kita bisa melesat di satu bidang dan kemudian bisa berprestasi di dalamnya, tentu kita tahu Continue reading “RENUNGAN PENGHUJUNG TAHUN”

MUHASABAH AKHIR TAHUN


terompetBeberapa hari ini, jika kita melintasi jalanan di seputaran Jakarta, akan dengan mudah kita temui pedagang terompet dan berbagai asesoris yang  beraneka warna. Pedagang musiman ini, selalu menjejali kota-kota besar, menjelang akhir tahun seperti ini. Setiap tahun mereka, yang kebanyakan dari luar kota Jakarta, membawa dagangannya, untuk kemudian mengadu nasib, demi mendapatkan rejeki musiman itu. Selain pedagang terompet,  yang kini bentuknya sudah tidak konvensional lagi, akan tetapi berbagai bentuk yang indah dan menarik, juga tidak sedikit pedagang petasan dan kembang api, yang sama-sama berderet di sepanjang jalan. Dan seperti tahun-tahun sebelumnya, biasanya dagangannya laris manis, di borong oleh pembeli yang juga pengin merayakannya. Barangkali satu hal yang diharapkan mereka. Agar tahun malam baru tidak turun hujan, agar habis semua daganan yang dibawanya.

Sementara itu, didepan Hotel, di pinggir jalan-jalan protokol, di perempatan, di sisi jalan tol, dan di tempat-tempat strategis lainnya, juga terpajang spanduk dan baliho yang menjual acara dengan seluruh gemerlap kegiatan yang dikemas dengan tajuk old and new , yang biasanya diadakan di hotel dan atau tempat-tempat keramaian tlainnya. Dengan menawarkan hiburan artis-artis dalam dan luar negeri. Tidak ketinggalan pula, dikampung-kampung juga, terpasang sandu, poster, bahkan anak-anak mudah yang mengedarkan kotak sumbangan, untuk kegiatan malam tahun baru. Pendek kata,  hari-hari ini, hampir tidak ada ruang yang kosong, selain persiapan perayaan malam tahun baru. Seolah-olah jika tidak menjalankan ritual, perayaan tahun baru, dianggap sebagai Continue reading “MUHASABAH AKHIR TAHUN”