Motivasi Awal Tahun


Ada sebuah dorongan berupa semangat baru, setiap memasuki awal tahun. Meski tidak ada tuntunannya, tetapi ini menjadi semacam ritual tahunan. Biasanya didahului dengan dirumuskannya resolusi. Suatu pernyataan tekad, yang berusaha memperbaiki diri dari kesalahan dan kekurangan tahun sebelumnya, serta pencapaian yang ingin di raih di tahun ini.

Dan sebelum membuat resolusi, tentunya terlebih dahulu  telah dirumuskan visi hidup. Sebagai gambaran apa yang akan dicapai dalam jangka waktu tertentu. Permasalahannya adalah ternyata  tidak dan/atau belum merumuskan visi hidup. Jika kita sebagai manusia, dan terlebih mengaku muslim apalagi beriman, terus hidup tanpa visi, ibarat kita mau pergi, Continue reading “Motivasi Awal Tahun”

Advertisements

Dua Senjata Konsultan


consultingSaya sudah lama berkenalan dengan profesi konsultan. Dan dalam beberapa kesempatan, saya pun juga menjadi bagian dari itu. Akan tetapi, meski bertahun-tahun bergelut disitu, ternyata masih belum ngeh bener, apa sesungguhnya yang di jual oleh konsultan itu. Bahkan dengan sedikit apriori, banyak yang berseloroh jika trainer dan motivator itu jualan abab, alias kata-kata dan omongan, lain halnya dengan konsultan. Dia jualan kertas, semakin tebal rekomendasi, analisa yang di buat, maka buku yang di cetak menjadi tebal dan ini berati semakin tebal pula bayaran yang di peroleh. Pendapat ini, tidak sepenuhnya salah, sebab praktek seperti ini lazim di dunia per-konsultanan di negeri ini. Apalagi jika berhadapan dengan proyek-proyek pemerintah, maka seloroh itu, menemukan jawabannya dengan tepat.

Saya pernah mendapat cerita, dari seorang senior mantan pemimpin proyek diperusahaan Telco terbesar di negeri ini. Beberapa tahun lalu, perusahaan ini dihadapkan pada permasalahan bagaimana untuk mengubah bisnisnya, yang selama ini stagnan, tidak bergerak dan menuju jurang kebangkrutan. Continue reading “Dua Senjata Konsultan”

#7….. 5F Untuk Mengembangkan Bisnis


Seringkali saya  menjumpai sesorang yang sudah cukup lama mengembangkan usahanya. Bahkan berkali-kali berganti jenis usaha, akan tetapi tidak pernah cocok. Semuanya kandas di tengah jalan. Ada yang bangkrut, bahkan meninggalkan setumpuk hutang. Padahal dia telah membaca puluhan buku tentang entrepreneurship dan kisah sukses pengusaha besar, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Bahkan beberapa trik dan tipnya sudah dipraktekkan. Disamping itu tidak jarang dia melihat dan mendengarkan radio bisnis, juga mengikuti seminar dan pelatihan yang diisi oleh motivator terbaik di negeri ini. Tetapi mengapa, lagi-lagi usahanya selalu tidak membuahkan hasil?

Berdasarkan pengalaman dan bacaan saya, ada cara sederhana yang mudah di ingat, dan kemudian dilakukan untuk mengembangkan bisnis kita. Mungkin ini juga sering disarankan oleh motivator atau di dapat dari buku-buku entrepreneur, dengan cara penyajian dan argumentasi yang berbeda-beda. Tetapi bagi saya, inilah beberapa cara yang saya pakai dalam menjalankan bisnis saya, sehingga masih survive sampai saat ini, yang tahun ini memasuki tahun ke-12. Meskipun dengan dinamika yang bermacam-macam, 5F ini saya pakai kerangka dalam memanage perusahaan.

  1. Fight Saya yakin sejatinya setiap pengusaha itu seorang pejuang, atau bahasa agamanya mujahid. Mereka senantiasa bertarung di garis terdepan. Sebagai seorang petarung tentu saja banyak halangan dan rintangan yang dihadapi. Demikian juga tentang perjalanan hidupnya, kadang di atas dan tidak jarang langsung jatuh ke jurang, sebagaimana yang digambarkan dalam kurva dead valley. Oleh karenanya seorang entrepreneur harus tetap menyalakan semangangat perjuangan ini. Dia harus fight sebagai seorang fighter. Dan seorang fighter tentu memiliki fighting spirit yang tinggi untuk memenangkan pertarungan, apapapun kendala dan rintangannya. Dia, tidak boleh menyerah dalam kondisi apapun juga. Saya pernah mengalami suasana dalam kondisi yang jatuh, bener-benar jatuh, dengan tumpukkan hutang yang menggunung. Continue reading “#7….. 5F Untuk Mengembangkan Bisnis”