Teknologi Informasi dan Komunikasi bagi Bangsa Indonesia (ICT4INA)


Pernyataan Bersama Asosiasi dan Penggerak TIK Nasional:

Usulan Komitmen terhadap Roadmap TIK dan Kriteria Menteri TIK sebagai usaha membangun Kemandirian Bangsa

3. Foto bersama Tim Pembahasan Roadmap TIK Nasional & Kriteria Menteri TIKMIFTA (Muslim Information Technology Association) bersama bersama beberapa asosiasi dan penggerak TIK Nasional yaitu APKOMINDO, APTIKOM, ASPILUKI, AOSI, FTII, IKTII, MASTEL, MIKTI, dan lain-lain telah bersepakat untuk membuat pernyataan bersama mengenai Usulan Komitmen terhadap Roadmap TIK dan Kriteria Menteri TIK sebagai usaha membangun Kemandirian Bangsa. Dengan pernyataan bersama ini, asosiasi dan penggerak IT di Indonesia akan membantu memberikan arahan pada pemerintah terpilih berikutnya untuk dapat memberikan keberpihakan lebih baik kepada Implementasi TIK maupun kepada pengembangan Industri TIK di tanah air.

Ada beberapa hal yang melatarbelakangi dibuatnya pernyataan bersama ini, yang utama adalah bahwa bidang TIK merupakan alat strategis dalam meningkatkan daya saing bangsa. Potensi SDM indonesia yang besar merupakan modal dasar untuk membangun kekuatan TIK nasional, sudah saatnya Indonesia dipandang terhormat oleh bangsa lain melalui bidang TIK. Negara Indonesia yang merupakan negara kepulauan sangat memerlukan TIK yang andal serta terencana baik. Disamping itu, Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar, merupakan pasar TIK yang besar pula. Oleh karenanya, kami memandang kriteria pemilihan Menteri TIK yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan zamanya, akan menjadi faktor dalam mempercepat pencapaian solusi TIK Nasional. Continue reading “Teknologi Informasi dan Komunikasi bagi Bangsa Indonesia (ICT4INA)”

Here Free Lunch


Yang terkesan dari kegiatan MTT#2 (MIFTA Teknopreneur Talks), adalah kemasan acara dan pilihan pembicaranya. Meski acaranya sederhana, tetapi sangat berbobot, menarik dan menggerakkan. Perhelatan rutin yang di laksanakan oleh MIFTA (Muslim Information Technology Association) ini, diadakan setiap bulan. Dengan cara mengundang dan juga mendatangi entrepreneur yang sudah cukup berhasil, dan memiliki track record yang bagus. Mereka “dipaksa” agar mau  berbagi tip dan trik bisnisnya, dari sejak awal merintis usaha sampai dengan  mencapai prestasi dan keberhasilan seperti sekarang ini. Narasumber, pada awalnya ditujukan kepada mereka yang memiliki bisnis yang berhubungan langsung dengan dunia IT (teknopreneur). Meski para pembicara MTT sebagaimana yang  diharapkan adalah  pelaku teknopreneur, akan tetapi Event Organizer-nya kali ini nampaknya cukup cerdas untuk kemudian merangkul pembicara yang memiliki potensi  untuk mendukung lahirnya teknopreneur baru. Sebab, sebagaimana visi MIFTA, untuk 2 tahun ke depan, adalah menciptakan 500 entrepreneur baru. Sebuah kerja mulia, yang besar, cukup menantang dan perlu didukung oleh berbagai pihak. Continue reading “Here Free Lunch”