On Time



Salah satu habits yang kemudian menjadi brand orang Indonesia adalah jam karet. Artinya, jika berjanji, gampang sekali tidak tepat waktu, sehingga “molor” seperti karet. Dan biasanya sangat mudah mencari alasan atas keterlambatannya itu. Bahkan seringkali menjadi permakluman dan pembenaran, jika tepat waktu. Trade merk yang tidak baik ini, dengan terpaksa kita telan. Sesuatu yang sebenarnya cukup menjengkelkan dan menyebalkan. Tetapi begitulah keseharian yang kita jumpai. Kita seringkali menjumpai, jika janji jam 08.00, maka, biasa datang jam 08.30,atau jam 09.00, bahkan bisa lebih. Dan ini dianggap biasa saja.

Pernah suatu saat, beberapa tahun lalu saya ada appointment dengan seorang Entrepreneur. Dan bersebab macet, akhirnya saya terlambat, lebih dari satu jam. Saat ketemu saya minta maaf dan seperti biasa, dengan alasan klise, saya menyampaikan bahwa keterlambatan karena jalan macet parah. Namun, jawabnya enteng. Continue reading “On Time”

Advertisements

Penyakit Kronis


Luar biasa, saya mengidap salah satu penyakit yang agak kronis  akhir-akhir ini. Terutama ketika berhubungan dengan nge-blog. Jika penyakit ini sudah datang, maka 1001 macam alasan bisa tertuang. Dengan gampang akan tumpah-ruah sebagai justifikasi atas penyakit itu. Padahal sudah lama, bahkan jauh hari sebelum blog ini aku aktif-kan, aku sudah berusaha menjauhi penyakit ini. Bahkan sudah aku siapkan penawarnya, yaitu dengan bertekat untuk selalu rutin meng-update blog ini.

Blog ini di buat bukan untuk sok-sok-an. Akan tetapi lebih di dorong oleh keinginan untuk  membiasakan, mendisiplinkan diri, belajar dan sekaligus menuangkan ide dan gagasan. Syukur Alhamdulillah bila bisa berbagi dan menginspirasi kepada siapa saja yang mengunjungi blog ini. Continue reading “Penyakit Kronis”