Cara Kami Membantu Pendidikan IT di Papua


SMKHari-hari ini, disejumlah media di ramaikan berita tentang pembukaan kantor Organisasi Papua Merdeka (OPM) bernama Free West Papua di kota Oxford. Banyak, pihak kemudian berteriak, untuk memberikan teguran yang tegas kepada pemerintah Inggris. Di Media sosial, kicauan untuk meminta agar Gelar Ksatria yang diberikan kepada Presiden SBY, yangg dikenal dengan nama ” Knight Granda Cross in the Order of the Bath”, dari Inggris untuk dikembalikan. Berkenaan dengan itu, Pemerintah Indonesia telah memanggil Duta Besar Inggris di Jakarta untuk memerotes keras pembukaan kantor Organisasi Papua Merdeka (OPM) itu. Jurubicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Michael Tene, dalam kesempatan itu mengatakan bahwa pemerintah Inggris selalu menegaskan dukungannya terhadap kedaulatan Indonesia dan menolak gerakan separatisme di Papua. Tetapi, sebuah kenyataan bahwa, kantor bernama Free West Papuaatau Bebaskan Papua Merdeka itu dibuka bulan lalu dan dihadiri oleh walikota Oxford serta seorang anggota parlemen, merupakan sebuah fakta yang tak terbantahkan. Meskipun menurut Tene “Pemerintah Inggris mengatakan, kebijakan dewan kota itu tidak ada hubungannya dengan kebijakan pemerintah Inggris.”

Apapun dinamika yang terjadi di Papua, sebenarnya merupakan akumulasi dari sejarah panjang, jauh sebelum Papua bergabung dengan Indonesia. Continue reading “Cara Kami Membantu Pendidikan IT di Papua”

Advertisements

#13…..Not For Sale


Menjelang Milad ke 11 PT Totalindo Rekayasa Telematika beberapa waktu yang lalu, tepatnya Awal Juni , saya mendapat opportunity dari seorang sahabat baik, saya untuk menjajagi menjadi partner dengan salah satu perusahaan Technology dari Eropa. Kebetulan kawan saya ini baru saja dating memenuhi undangan, ke Eropa, untuk mengikuti semacam exhibition  tahunan, yang di selenggarakan oleh Perusahaan itu. Singkatnya, melalui email saya di introduce, sahabat saya itu untuk berkomunimasi langsung dengan VP APAC (Asia Pacifcif) yang berdomisili di Malaysia. Dari komunikasi via email, intinya dia minta company profile kami. Kemudian saya penuhi permintaannya tersebut. Saya agak lama menunggu jawaban, ternyata email tersebut di eskalasi ke Head Quarternya di Eropa sana.

Dari HQ, mereka meminta waktu untuk melakukan teleconference kepada Manajemen, perusahaan kami. Stelah di sepakati waktunya, GMT+9, akhirnya kami komunikasi via skype. Pada awalnya seperti biasa, dia memberikan gambaran tetang perusahaannya. Dimana dia menjadi market leader pada product tertentu, mempunyai cabang di 15 negara, dimiliki oleh salah satu investment company terbesar di negaranya. Dan revenuenya Continue reading “#13…..Not For Sale”