BISNIS TANPA IDE


imageDalam sebuah obrolan ringan dengan seorang kawan, kami berbicara tentang bagaimana sih membangun sebuah bisnis. Kemudian kami merujuk beberapa buku dan tulisan, yang menerangkan bahwa, sebuah bisnis yang baik, harus di awali dengan ide besar pendirinya. Dan seringkali di contohkan dengan, perusahaan dan organisasi besar yang ada sekarang inipun, dulunya juga berawal dari ide besar penggagasnya. Kemudian dari ide besar itu, di turunkan menjadi teknis operasional, dan akhirnya dilakukan adjustment dan penyempurnaan, sehingga bisa terus berkembang hingga sekarang. Pendek kata, tanpa ide, maka tidak akan melahirkan apa-apa dikemudian hari.

Dari perbincangan yang singkat itu, kami hampir menyepakati bahwa ide lah  yang utama dalam memulai setiap aktifitas. Dari ide ini nantinya akan menjadi semacam kompas, untuk menapaki langkah dan selanjutnya menggapai pertumbuhan dan perkembangan bisnis/organisasi pada masa-masa mendatang. Ide yang baik, menjadi semacam garansi bahwa dimasa depan, prestasi gemilang sudah di depan mata. Begitupun sebaliknya. Bekerja tanpa ide, seolah berjalan tanpa penunjuk arah. Mungkin juga bisa mencapai tujuan yang akan dicapai, tetapi butuh proses panjang dan berdarah-darah untuk mencapainya. Atau dengan kata lain, probabilitas kesasarnya (baca = gagal) lebih besar, di banding keberhasilannya. Continue reading “BISNIS TANPA IDE”

Advertisements