Periodesasi Kehidupan Rasulullah SAW


Siapapun itu, baik muslim maupun non-Muslim, tidak akan pernah habis menggali dari berbagai sisi kehidupan Rasulullah SAW, sejak beliau lahir hingga wafat. Dari sudut pandang manapun akan selalu menarik, dan bahkan kita selalu mendapatkan insight baru, untuk kemudian dikontekstualkan dalam konteks kekinian. Tidak akan pernah habis mengaji dan mengkaji sirah nabi ini. Dari disiplin ilmu apapun juga.

Sebagaimana kita ketahui, bahwa usia Rasulullah SAW adalah 63 tahun. Tentu selama 63 tahun itu, banyak memberikan tauladan terbaik buat kita. Ternyata dalam rentang waktu tersebut, ada pembagian “karier” hidup beliau. Yang darinya, kemudian nanti akan berpengaruh dalam memimpin umat dalam membangun Peradaban Islam. Sebuah Peradaban yang tiada pernah ada bandingannya di dunia ini.

Model tarbiyah dan kurikulum ilahiyyah inilah, yang membentuk karakter Rasulullah SAW, sehingga menjadi manusia paripurna sepanjang masa. Continue reading

Advertisements

Membangun Kemandirian Ekonomi Harakah Dakwah


Pagi tadi saya diundang untuk menjadi salah  satu narasumber  dalam seminar yang bertajuk Membangun Kemandirian Ekonomi Harakah Dakwah. Yang diselenggarakan oleh DPW Hidayatullah. Saya dipanelkan dengan Ust. Yunan Harahap, owner PIA Saronde Gorontalo, sekaligus sebagai Ketua Department Ekonomi DPW  PKS  Gorontalo.

Saya baru sempat menulis, setelah sampai di Airport Soekarno-Hatta, jam 00.30 dini hari. Berangkat dari rumah jam 22.30. Boarding, untuk naik pesawat jam 02.10  hingga turun jam 06.10 di Bandara Djalaludin Gorontalo. Tentu diselingi tidur di kursi. Beberapa pokok pikiran tersebut,  saya tuangkan dibawah ini. Sebenarnya ini juga hasil dari meringkas beberapa tulisan di blog ini.

Saat ini, umat Islam tertinggal jauh secara ekonomi, di kancah global. Sedikit negara-negara muslim anggota OKI yang tergolong pada negara maju. Dari beberapa indikator, salah satu ukuran negara maju adalah jika pendapatan rata-rata penduduk (perkapita) sebesar 10, 750 USD/tahun. Negara-negara Muslim yang masuk kelompok ini adalah Kuwait, Uni Emirat Arab, Oman, Saudi Arabia, Qatar, Brunei Darussalam Turkey dan menyusul Malaysia. Sementara Indonesia pendapatan perkapitanya, baru berada pada kisaran 4.500 USD/tahun. Sedangkan negara-negara muslim di Benua Afrika, masih jauh tertinggal. Sementara hanya 2 negara muslim yang masuk G-20 (dua puluh negara dengan PDB terbesar) yaitu Indonesia dan Turkey. Continue reading

Wisata Halal


Bulan lalu, saat Bandara Internasional Lombok Praya buka-tutup terkait dengan dampak dari erupsi gunung Agung di Bali, qodaruLlah, berkesempatan mengunjungi NTB, pulau seribu masjid, sejuta sapi. Ada kegiatan organisasi disana. Dan dari situ, dapat informasi dari Bapak Wakil Gubernur, yang menyatakan bahwa 1 (satu) hari Airport di tutup, maka potensi loss dari aspek ekonomi sebesar kurang lebih 70 milyar. Sebuah angka yang cukup besar, yang mudah di kalkulasi, terkait dengan tiket pesawat, hotel, transportasi dan belanja selama di NTB. Itulah sebuah gambaran, dimana, wisata ternyata memberikan konstribusi yang cukup significant, bagi PDB di sebuah wilayah. Dan, akhir bulan lalu berkesempatan mengunjungi Kota Bima pula. Jadi selama dua bulan, 2 kali berkunjung ke NTB

Adalah Global Islamic Economic Report (2016) yang melaporkan bahwa sektor ekonomi dan industri Islam dunia memiliki pertumbuhan diatas rata-rata dari pertumbuhan keseluruhan sektor ekonomi. Industri tersebut antara lain industri pangan halal, obat-obatan dan kesehatan, keuangan syariah, fashion islam, media islam dan travel islam yang didalamnya termasuk pariwisata halal dan/ pariwisata ramah muslim serta hotel syariah. Disebutkan pula, bahwa industri-industri tersebut mengalami percepatan pertumbuhan dengan kecepatan rata-rata 10,8 persen pertahun, dengan total volume hingga tahun 2021, mencapai 3,7 trilyun dollar AS. Continue reading

Kejujuran


Jujur itu hebat. Begitu salah satu tagline yang sering kita jumpai di poster,  di spanduk yang di pasang di jalan-jalan, atau yang di broadcast diberbagai media, termasuk medsos, hasil besutan lembaga anti rasuah, KPK. Sekilas tagline itu benar dan mengandung kebenaran. Tetapi jika ditelisik lebih jauh, bisa dimaknai sebagai pelecehan. Disatu sisi seolah kejujuran menjadi barang langka, dan susah ditemukan di negeri ini.

Sehingga siapapun yang jujur, terkesan hebat. Padahal, seharusnya jujur itu menjadi sikap dasar setiap manusia. Artinya jujur itu default bagi setiap muslim yang embedded, di jiwanya. Di lain pihak, seolah menunjuk hidung, Continue reading

Penjaga Kuda


Ini jalan hidup dan cerita anak ke-3. Baru memasuki semester 2, di pesantren ini. Dia melanjutkan jenjang SMA, setelah tamat jenjang SMP, di Jonggol Bogor. Dia masuk dengan predikat muhafidz. Sudah setor hafalan 30 juz, saat masih kelas 2 SMP. Sebenarnya ini saatnya dia untuk me-mutqinkan hafalannya. Itulah alasan mengapa dia diterima di Pesantren ini. Yang sesuai kebijakannya, tidak menerima santri SMA , selain lulusan SMP-nya sendiri. Karena berlaku pendidikan selama 6 tahun (SMP lanjut ke SMA)

Kami, sebagai orang tuanya tidak mengira, dia bisa hafal secepat itu. Secara prestasi akademik, sebenarnya tidak menonjol. Rata-rata saja. Bahkan jauh dari kakak dan adiknya. Tetapi dia memiliki sifat penyayang. Ringan tangan. Suka membantu, senang menolong. Intinya care terhadap sesama. Ini, kelebihannya. Dan bisa jadi wasilah dipermudah dalam menghafal. 16 bulan, untuk menghafalkan 30 juz.

Di banyak kesempatan, tempat dan waktu, dia sering jadi penghidup suasana. Tidak hanya dirumah. Ternyata dikelas, di asrama, begitu juga. Anaknya easy going. Continue reading

Start Up Leadership


Bisnis rintisan (start up) selalu menarik untuk dikaji. Banyak hal yang bisa dipelajari, kemudian dapat di jadikan benchmark, dan diimplementasikan dalam bisnis rintisan kita. Kali ini, kita akan membahas tentang leadership. Yaitu berkenaan dengan kepemimpinan dalam bisnis rintisan. Sebenarnya, ini ini juga bagian dari diskusi di WAG sebelumnya. Mungkin anda bertanya, bagaimana sebuah bisnis rintisan memerlukan kepemimpinan. Padahal baru sedikit karyawan yang terlibat, bahkan bisa jadi cuman dirinya sendiri. Lalu apa gunanya kepemimpinan? Bukankah yang lebih penting survive dulu? Dan segudang pertanyaan lainnya.

Tulisan ini memang tidak akan menjawab pertanyaan itu semua. Namun, sebagaimana dalam tulisan sebelumnya, seringkali kacau balaunya tim startup dan kemudian terjadi pecah kongsi, bukan sekedar dari hilangnya kepercayaan, kecurangan, ketidakjujuran, ketidaksamaan visi dan sebagainya. Namun ternyata juga disebabkan oleh lemahnya leadership. Dengan demikian maka, Continue reading

Dalam Cengkeraman Korporasi


Adalah situs http://www.visualcapitalist.com yang beberapa waktu lalu membuat info grafis terhadap korporasi mana yang paling terkaya di dunia, sepanjang masa, minimal hingga saat ini. Dan ternyata, dari data perusahaan yang ada diseluruh dunia, di olah dan di seleksi, kemudian pilihannya jatuh ke VOC. Ya, perusahaan kumpeni yang pernah menjajah Indonesia selama 350 tahun itu. Bahkan, dari situ juga dinyatakan bahwa, jika kekayaan 20 korporasi modern yang saat ini sangat tajir digabungkan, maka VOC masih yang paling kaya (the most valuable). Kekayaan VOC ditaksir sebesar 7,9 US$ triliun. Dengan catatan bahwa kekayaannya diselaraskan dengan nilai inflasi dari tahun ke tahun.

VOC sesungguhnya merupakan Kongsi Dagang atau Perusahaan Hindia Timur Belanda (Vereenigde Oostindische Compagnie) yang didirikan pada tanggal 20 Maret 1602,  adalah persekutuan dagang asal Belanda yang memiliki monopoli untuk aktivitas perdagangan di Asia. Dan basisnya adalah nusantara.

Tentang bagaimana VOC meraup kekayaan Continue reading