Posted in Entrepreneurship

Sekali lagi tentang Azim Premji


Meskipun  sudah cukup sering membaca tentang kisah Azim Hasham Premji, yang di juluki Bill Gates Muslim dari India itu, nampaknya tak kering inspirasi yang bisa di gali dari orang yang biasa dipanggil dengan Azim Premji ini. Fenomenya, yang mengubah sebuah perusahaan minyak goreng, menjadi pemain IT nomer wahid di dunia, adalah salah satu prestasi yang patut untuk di contoh. Dan itu dilaluinya dengan cara yang elegan, jauh dari praktik kolusi dan korupsi, yang sebenarnya sangat membudaya di India. Melalui kendaraannya www.wipro.com,  perusahaan warisan bapaknya itulah, kemudian seolah-olah hampir semua perusahaan IT dunia menjadi client-nya.  Dari Microsoft, Cisco, SAP, Nokia dll menyerahkan R&D dan pengembangan product dan softwarenya di perusahaan yang berada di bilangan Bangalore, sebuah kawasan industri yang dijuluki dengan Silicon Valley India. Azim Premji, tidak harus merengek-rengek kepada pemerintah dan rakyat India untuk rame-rame membeli produk dan service Wipro. Akan tetapi kecakapan Azim Premji dalam mengaddopt standarisasi internasional-lah yang menyebabkan pembeli justru datang kepadanya. Bahkan Wipro menjadi perusahaan yang mampu mengimplementasikan CMMI #5 pertama kali di dunia. Disamping tentu saja  implementasi standarisasi dan sertifikasi dunia lainnya.

Dari hasil jerih payahnya itu, menurut www.forbes.com, terhitung pada bulan maret 2011, saat ini dia menduduki peringkat ke 28 orang terkaya di dunia, dan nomer 3 di India, dengan kekayaan 17,6 Miliar dollar Amerika. Konon dari kekayaannya itu, sebesar 2 Milyar Dollar atau setara dengan 18 trilyun rupiah, beliau dermakan untuk kegiatan sosialnya, melalui Azim Premji Foundation yang dikelola oleh istrinya, Jasmeen. Dari sini, dia telah membantu 25.000 sekolah, untuk meningkatkan layanan sekolah, termasuk komputerisasi sekolah, juga memberikan kesempatan belajar lebih tinggi kepada 2,5 juta pelajar di Indonesia. Pada saat yang sama Yayasannya juga sedang mempersiapkan 100 ha, untuk membangun Azim Premji University, yang terletak di luar kota Bangalore tidak jauh dari Kantor Pusat Wipro, dan saat ini telah mendapat persetujuan dari pemerintah provinsi Karnataka.

Azim Premji, dalam sebuah buku disebutkan, memulai aktivitasnya dari bangun pagi dengan sholat Subuh, dan kemudian dilanjutkan dengan aktivitas olahraga, di seputar rumahnya. Dengan kekayaan yang dimiliknya, sebenarnya dia bisa melakukan apa saja, akan teapi dia tidak melakukan itu. Pergi ke kantor dengan kendaraan Toyota Corona model lama, meskipun dia bisa mengendarai mobil termahal sekalipun. Disamping itu, jika bepergian ke luar negeri, beliau lebih senang menggunakan pesawat komersial dan duduk di kelas ekonomi. Meskipun sangat mampu untuk membeli tiket business class ataupun VIP sekalipun. Tetapi begitulah dia. Kegigihan, hemat dan sifat kedermawanannya, telah mengantarkan menjadi pemain IT yang disegani diseluruh dunia.

Meskipun sempat drop out dari bangku kuliah, lantaran dipanggil oleh ibunya untuk pulang ke rumahnya dalam rangka menggantikan ayahnya yang meninggal dunia. Saat itu usianya baru 21, mengepalai warisan bisnis minyak goreng ayahnya, dan memimpin ratusan anak buah, dan sempat di cibirkan, baik oleh manajemen, karyawan maupun relasi bisnisnya. Tetapi dengan kegigihannya itulah, dia mampu membalikkan keadaan, tidak hanya sukses berbisnis minyak goreng, yang kini memberikan kontribusi sekitar 5% dari revenue Wipro, akan tetapi lebih dari itu, dia mampu mengubah image Wipro menjadi perusahaan IT Top Dunia. Dan dia baru menyelesaikan Sarjananya di jurusan Teknik Elektro, Standford University, setelah 20 tahun di tinggalkannya.

Saat ini, Azim Premji sedang mempersiapkan anak tertuanya Rishad, yang lulusan Harvard University itu untuk memegang pimpinan Puncak di Wipro. Rishad di “magangkan” sebagai Chief Strategic Officer. Sebuah jabatan yang sangat penting, dalam bisnis Teknologi. Dan selanjutnya, kita akan menunggu bagaimana suksesi ala Azim Premji yang menguasai 71% lebih saham Wipro itu.  Mampukan dia mewariskan apa yang sudah dia raih selama ini kepada anaknya, biarkan waktu yang akan menjawab. Bagi saya, dan tentu saja  mereka yang ingin menjadi Technopreneur, banyak hal yang dapat kita teladani dari Azim Premji ini.

Advertisements

Author:

Life is beautiful

One thought on “Sekali lagi tentang Azim Premji

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s